Sabtu, 27 September 2014

#SatNitePost : Hal-Hal yang Bisa Mengurangi Stres

Allah memberikan ujian, tidak akan melebihi batas kemampuan hambanya. Kalimat klise dan sederhana ini mengandung makna yang dapat menggugah hati. Bagi mereka yang percaya, memantapkan jiwa-jiwa lemah bahwa tak ada ujian yang tak biasa dilewati. Tak ada hidup yang selamanya mulus. Karena ketika baru lahir saja, manusia akan langsung menangis. Pertanda bahwa baru dimulai saja, hidup sudah tak seperti yang diinginkan.

Ada pepatah yang bilang, semakin tinggi suatu pohon, akan semakin kencang angin yang meniupnya. Pepatah ini bukan melarang manusia untuk memiliki postur tubuh tinggi. Melainkan mengingatkan manusia bahwa dalam perjalanan hidup, masalah yang dihadapi akan semakin berat. Hingga tak bisa terlepas dari fase galau, stres, hingga depresi berat.

Nah, ketika sob-sob semua sedang stres, tentunya rongga dada seperti semakin sesak oleh masalah. Banyak hal yang biasa dilakukan orang-orang ketika stres. Mulai dari curhat, nangis, sampe yang paling ekstrim jalan sambil kayak keliling komplek.

Dalam keadaan stres, biasanya manusia ingin melakukan hal apapun yang ia kehendaki. Meski harus melanggar hukum, atau norma-norma dalam kehidupan. Berharap ketika selesai melakukan hal yang diinginkan, masalah akan selesai. Padahal, tidak.

#SatNitePost hari ini, akan membahas hal-hal yang bisa mengurangi stres, versi http://www.ilhamsliterature.com 

1. Curhat

Ini adalah salah satu kultur yang sangat kental di Indonesia.  Di putusin pacar, curhat. Di phpin gebetan, curhat. Sampe gak dapet sinyal wifi gratis, abg labil biasanya curhat di status bbm.

Hampir semua orang di dunia, memiliki teman curhat. Walaupun sebagian dari 'teman curhat' ini, berharap jadi lebih dari sekedar 'teman curhat'. Hampir semua di dunia, kecuali gue.

Gue bukan tipe orang yang suka membagi, atau paling tidak menceritakan masalah kepada orang lain. Walaupun kadang nyesek saat teman-teman ngajak ketawa ketika sedang berkutat dengan masalah. Karena mereka tidak tahu, gue anggep ini, resiko!

Sah-sah sah saja ketika sob-sob semua memilih untuk curhat. Karena secara psikologis, curhat dalam mengurangi -bukan menghilangkan- stres. Tapi ingatlah, dengan siapa, berapa lama dan seperapa banyak sob-sob semua curhat, setelah itu masalah masih ada. Catat! Bahwa masalah itu akan menempa masing-masing pribadi, tergantung cara kita menyelesaikannya.

2. Teriak

Menggetarkan pita suara sekencang-kencanya, kemudian membuat hasil getaran itu melewati sepasang bibir, adalah alternatif yang bisa sob-sob semua lakukan. Berharap bersama hilangnya suara barusan di udara, stres akan terminimalkan.

Tentunya bukan hal yang mudah karena ketika kita harus memilih tempat yang sepi, ketika ingin berteriak. Daripada nanti dikira tertembak rudal milik Rusia. Salah satu tempat yang gue rekomendasikan adalah, datangi bak kamar mandi. Dengan begitu, suara akan teredam.

Tapi ingat, pastikan bak kamar mandi sob-sob semua berisi air. Dan itu adalah kamar mandi milik kamu sendiri. Jangan gunakan kamar mandi orang lain, apalagi milik calon mertua.

3. Nangis

Walaupun terbilang cengeng, tapi rasanya itulah fungsi air mata selain menjaga kelembaban bola mata. Tetes demi tetes yang tak terputus, diharapkan dapat membuang sesak pada rongga dada sedikit lapang. Menagislah dalam gelap. Karena tak akan ada yang melihat. Menangislah dibawah hujan. Karena air mata tak akan tampak. Sebut saja, teardrops in the rain.

Setelah menangis, buanglah sampah tisu pada tempatnya. #SaveOurEarth Lalu mulailah menata diri. Karena masalah tak akan selesai dengan air mata yang habis tak bersisa.

4. Berdoa

Keajaiban doa. Gue orang yang sangat mempercayai itu. Sebenarnya, poin nomor 3 dan 4 sangat serasi ketika disandingkan. Berdoalah sambil menangis. Jangan berdoa sambil teriak di bak mandi, atau berdoa sambil kayang keliling komplek.

Allah tidak tuli dan tidak pernah tidur. Akan selalu ada jawaban kepada jiwa-jiwa yang menunduk, merendahkan diri dihadapan-Nya. Kalau menciptakan jagat raya beserta isinya adalah perkara mudah, apalagi hanya menjawab doa makhluk yang dia ciptakan.


Baik! Sekian #SatNitePost agak serius dan religius tentang hal-hal yang bisa mengurangi stres. Entah gue kerasukan apa malam ini, mudah-mudahan dapat membantu sob-sob semua yang sedang dirundung masalah. Kita doakan juga, agar masalahnya segera terselesaikan.

2 komentar:

  1. 5. Makan
    buat gw makan jadi salah satu solusi penghilang sters, sters berkurang tapi berat badan bertambah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hobinya makan? Wah, pasti cita-citanya jadi kurus.

      Hapus

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!