Sabtu, 20 September 2014

#SatNitePost : Hal-Hal yang Sering Terjadi di Angkutan Umum

Kota-kota besar di Indonesia, tak hanya ibu kota, sudah terbiasa dengan berbagai macam kesibukan. Termasuk lalu lintas. Dimana-mana terdengar klanson kendaraan bermotor saling bersahutan. Penjual minuman, kacang, kuaci, kulkas, hingga jual followers twitter. Ini adalah keadaan dimana sob-sob semua semakin serba salah, ketika kebelet pipis. Pipis biasa, maupun yang luar biasa.

Banyak penanggulangan yang telah dilakukan pemerintah. Khususnya di Jakarta, macam-macam upaya itu antara lain, sterilisasi jalur busway, penertiban parkir liar, mengingkatkan 'kegarangan' polisi lalu lintas, sampai program andalan keluarga berencana. Entahlah apa yang mereka rencanakan.

Peningkatan pelayanan transportasi publik, digadang-gadang sebagai ujung tombak dari solusi kemacetan kota. Seperti Bus Trans, KRL, Angkutan Umum, Monorel (kita belum punya), dan alat teleportasi berkecepatan cahaya, sekelas UFO. Tapi, pada kenyataannya, kendaraan transportasi publik ini, tak jarang menjadi penyebab kemacetan itu sendiri. Contohnya, metro mini yang berhenti bukan pada halte, oplet-oplet yang sedang nge-tem memadati tepi jalan, sampai bus-bus kota yang berhenti seenaknya. Entah karena naik atau turunya penumpang, entah karena pengen beli rokok sebatang atau kulkas dua pintu.
Sama halnya dengan pdkt, angkot suka berhenti di tengah jalan
Mau kulkas dua pintu, mau dua belas pintu. Apapun itu, gue sebagai seorang mahasiswa yang merantau ke Ibukota tanpa kendaraan pribadi, sangat terbantu dengan kehadiran transportasi publik diatas. Pergi ke kampus naik angkot, pulangnya mulai sok asik cari tebengan. Itulah keseharian gue. Nah, artikel berikut menceritakan beberapa hal yang sering terjadi di angkot berdasarkan fakta atas  observasi gue.

1. Cewek yang Bisa Naik Angkot itu Keren Bingitz
 
Ini gambar punya nyunyu.com
Ada banyak sekali kecenderungan pada sebuah hubungan, yang berakhir dengan status supirzone. Ini lebih menyakitkan dari friendzone. Sehingga kecenderungan ini menimbulkan paradigma di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam otak gue, cowok yang gak punya kendaraan pribadi itu, bakal susah dapet pacar. Kenapa? Karena gak bakal bisa jadi supir yang cuma dibayar dengan ucapan selamat pagi dan selamat tidur.

Tapi tidak semuanya serupa. Maka dari itu, gue kagum sama cewek yang terbiasa naik angkot, apalagi kalo dia bisa malak diangkot. Lumayan buat uang jajan. Tipe cewek seperti ini, tidak akan pernah mengeluarkan alasan, 'gak ada yang nganter' untuk keperluan apapun. Tapi buat para cewek tangguh yang terbiasa naik angkot, harap berhati-hati. Karena maraknya kasus pelecehan seksual di kendaraan umum. #ciyepesanmoral

2. Tatap-Tatapan Mata
 
Pernah gak sih, sob-sob semua naik angkot yang di dalamnya ada anak balita sama emak/bapaknya gitu? Terus dedek unyu itu kayak, ngeliatin muka kita terus? Kalo mau bilang gue ganteng, ya bilang aja. Gak risih kok. Dan bodohnya lagi, ketika gue liatin balik matanya, lalu kami bersitatap, gue selalu kalah. Pandangannya itu, udah mirip kayak psikopat kelaparan gitu. Salah gue apa? Gue kan cuma masuk ke angkot, duduk, terus minum Pulpy Orange sambil makan roti.
 
3. Cara Menyuruh Supir Berhenti
 
Menurut gue, orang Indonesia ini kreatif. Kita liat saja dari cara memberhentikan angkot, ketika mau turun. Ada yang tepuk tangan, mukul langit-langit angkot, memukul jendela, tapi gue belum pernah liat penumpang yang muluk kepala supir angkotnya pake martil.

Yang paling gampang dan paling sering gue gunakan ialah, menggunakan suara. Ya bilang aja, 'stop bang'. Menurut gue lebih lugas dan perintahnya jelas. 'Stop' untuk berhenti dan 'Bang' anggap saja nama supir itu Bambang.

4. Curhat
 
Gue bukan tipe orang yang suka dengan keributan. Makanya gue lebih pilih nebeng ketika pulang dari kampus, daripada naik angkot. Karena pada jam-jam segitu, angkot hampir dipenuhi anak-anak sma yang suka curhat, tanpa melihat keadaan sekitar. Suaranya itu, beuh... stereo bingitz. Misalnya seperti percakapan dibawah ini:
 
X: Eh tau gak, tau gak, tau gak?
Y: Apasih? Pake diulang-ulang, kayak iklan aja.
X: Tau gak?
Y: Sekali lagi bilang 'tau gak', gue jitak palak lo!
X: Semalem si Joni nembak akuuuuuu~ (Nadanya mengambang, terbang bersama asap knalpot)
Y: Sumpe loooooo!?!! Terus lo terima?
X: Ya enggaklah.
Y: Kenapa?
X: Masak iya gue jadian sama cowok yang suka ngelap upil dibawah meja. Meja guru lagi.

5. Stiker Paling Absurd
 
Pernah liat stiker diatas? Kalian luar biasa. Pernah baca sampai habis, terus diulang-ulang? Kalian kurang kerjaan.

Sumber gambar terkait:
http://www.nyunyu.com/medias/2013/06/25/images/Enaknya-Pacaran-Sama-Sopir-Angkot.gif
http://www.rmol.co/images/berita/normal/556425_07594019102013_TERTIBKAN_TURUN_NAIK_PENUMPAN_-19102013-TEDY_KROEN-RM_2.jpg
http://sisihidupku.files.wordpress.com/2013/01/stiker-iklan-kosmetik-pd-pintu-angkot.jpg

10 komentar:

  1. Cara Menyuruh Supir Berhenti adalah dengan melempar sopir ke luar :p yuk mampir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kriminal, tapi boleh juga. Lumayan gantiin jadi supir dapet duit.

      Hapus
  2. Wkwkwk, soal yang supirzone itu bener banget vroh. *puk-puk yah
    Btw aku termasuk cewek yang keren bingitz dong, naik angkutan umum kemana-mana juga loh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebagai perempuan, kamu harus menghindari zona itu, ya. Keren bingitz deh! Biasa malak juga gak?

      Hapus
  3. klo di manado cara berentiin angkot kita bilang "muka". klo di jakarta kita bilang muka bakalan muka kita di timopuk koin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Koin berapaan? Kalo seribuan, ya lumayan juga.

      Hapus
  4. wkwkwk, iya banget tuh yg Curhat di dalem angkot, biasanya aku malah sering nguping, haha. serua aja dengerin problematika kehidupan remaja sekarang XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nguping kadang tak bisa dihindari. Gue sering berdosa nyinyirin mereka dalam hati.

      Hapus
  5. Benar, sih. Benar banget, apalagi stiker gajelas gitu wkwk.

    Btw, gue kalau naik kendaraan umum, kalau gada teman, takut. Serius. Hahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang banyak tindak kejahatan di angkutan umum. Termasuk abang-abang yang minta pin bb cabe-cabean.

      Hapus

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!