Sabtu, 08 November 2014

#SatNitePost : Analisis Lagu RAN 'Dekat Di Hati'

Makin kesini, menurut gue, blantika musik Indonesia tambah disemarakan oleh lagu-lagu bertemakan Long Distance Reladitinggalship Reladitemeninpacarorangship dan Reladitemeninmailboxship. Tentunya sob-sob semua tak asing dengan lirik berikut,
Aku disini dan kau disana...
Hanya berjumpa via suara...

Benar? Yups! Akhir-akhir ini, sekitar beberapa bulan lalu, di Path banyak yang listening lagu tersebut sambil pake with nama pacarnya. Sebagian dari mereka mungkin bikin dua akun Path buat jadi pacar palsu, biar gak kentara jomblo. Ada, mungkin aja ada.

Hah? Belum tau lagunya? Lahir zaman Megantropus lo? Sokin langsung cek dibawah ini aja kalo belum tau.

Membuat sepasang manusia yang berpeluh karena lelah dengan jarak dan tak jarang jarum yang yang berbeda diantara mereka, lagu ini seolah melahirkan kembali rasa nyaman, ditengah menerka jawab atas pertanyaan, 'Kita berhasil gak sih dengan hubungan ini, sayang?' Saat sabtu hampir selesai, ketika pasangan lain begandeng tangan, mereka menatap lirih lewat kamera depan.

Baiklah, dibalik dawai gitar klasik Nino serta kolaborasi suara dari lirik yang sederhana tapi bagus Rayi dan Asta, gue kuak sisi lain dari lagu ini. Menurut sudut pandang gue sendiri.

Dering telponku membuatku tersenyum di pagi hari(Kita sebut si penelpon itu cewek dan yang ditelpon adalah cowok)(Kita dapat pastikan bahwa si cowok bukan anak kost. Karena ada sebuah telpon di kamar pribadinya. Kalo anak kost boro-boro ada telpon, pulsa listrik sama pulsa handphone dipake bareng deh kalo bisa)Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi(Gue yakin seratus persen, si cowok gak fokus dengan yang diceritakan pacarnya. Pertama si cowok masih ngantuk dan kedua, si cowok mungkin mau update awake dulu di Path)Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini(Argumentasi gue sebelumnya, didukung oleh lirik 'Merasakan hadirmu'. Si cowok masih ngantuk, dia berasa lagi uji nyali.)Tawa candamu menghibur saatku sendiri(Nah kan, dia lagi sendirian. Mungkin sambil pegang lilin sambil bilang, 'Asslamu'alaykum. Maaf saya gak ganggu, cuma pengen dapet duit sama masuk tv aja.)
Aku di sini dan kau di sana(Pasti LDR! Kalo mereka telponan jarak dekat, semacam sambil bersitatap gitu, fix mereka orang tajir, gak takut pulsa dan tagihan telpon bengkak.)Hanya berjumpa via suara(Ada dua kemungkinan. Pertama, setting waktunya ini zaman jadul. Mereka cuma bisa telponan, gak belum ada skype atau video call lainnya. Kedua, mereka dalah pasangan LDR yang gaptek.)Namun ku s'lalu menunggu saat kita akan berjumpa(Bagian ini mengajarkan kita untuk setia.)
Meski kau kini jauh di sana, kita memandang langit yang sama(Hubungan mereka tidak terpaut jarang yang begitu jauh. Karena warna langitnya masih sama. Beda kalo Jet Lag hingga beda waktu sampe lebih dari  jam. Gue prediksi sekitar Jakarta - Jogja, Bandung - Semarang. Gak sampe Jakarta - Bekasi atau Bandung - Merkurius.)Jauh di mata namun dekat di hati(Gue yakin lirik ini membahas tentang empedu.)
Jarak dan waktu takkan berarti, karena kau akan selalu dihati(Ini lirik yang menguatkan pasangan LDR. #TerimaKasihRAN)Bagai detak jantung yang kubawa kemana pun kupergi(Ini puitis. Uuuh so sweet. Tapi hati-hati pacar kalian mati kalo putus. Karena jantungnya gak berdetak lagi.)

Jadi, berdasarkan kesotoyan dan keanehan cara pandang gue, YANG LDR MANA SUARANYAAAA????

RASAIN!!! AWAS PACAR LO SELINGKUH!!!

Enggak kok cuma bercanda. Gue juga pernah ngerasain sulitnya LDR dan gue gagal. Jadi buat patriot-patriot LDR yang masih berjuang, pertahankan! Dan sekangen apapun kalian, jangan macem-macem kalo ketemuan sampe bener-bener halal. Sudah gak gue perpanjang, paham aja sendiri.



Hubungan jarak jauh itu tentang kepercayaan dan sekuat apa kalian bertahan dalam keharmonisan. Pertahankan. sampai salah satu dari kalian menjabat tangan orang tuanya didepan penghulu. Karena itu satu-satunya cara mengikat cinta dalam keabadian. Terlepas kalian sekarang beda kota, beda negara bahkan beda benua sekali pun.


Saran gue, kalo beda alam, mending ikhlasin aja.


Sumber gambar terkait:
https://pbs.twimg.com/profile_images/429259850875285505/fY8Ii79d.jpeg
Sumber video terkait:
https://www.youtube.com/watch?v=EXE9wORSXuw

Tidak ada unsut mengejek baik pencipta lagu, maupun penyanyi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!