Sabtu, 15 November 2014

#SatNitePost : Puisi

Mengapa Perlu Judul?
Oleh: Ilham


Ketika dalam gelap, aku tak mendengar suara apapun.

Selain hal tak penting yang berbunyi lebih keras.

Kudengar baik-baik, apapun yang bergetar.

Tak ada satu pun yang sefrekuensi dengan sapaanmu.

Lagu dengan bit lambat ini, semakin menenggelamkanku.

Semakin lama merebah, semakin sulit aku bergerak.

Sesekali kepalan tangan memukul dada.

Berusaha memecahkannya.
Mencari tahu perasaan ini.
Gusar yang kurasakan lebih dari 24 kali bulan berubah bentuk.


Pukulan terakhir, pasti bisa memastikan semuanya.

Tapi kutahan, lewat teriakan kearah langit.
Aku tak pernah ingin tahu bahwa kau tak perduli.


Apakah kau percaya keajaiban?

Mesti aku tahu, hatimu takkan melumer.
Semudah tuhan mengantung gemintang tanpa tiang.


Aku lebih suka ketika kita bertengkar, selama kau masih disisiku.

Daripada tak tahu harus menyebutnya apa.
Yang pasti kau sudah tak ada disini.


Mengapa perlu judul?

Ketika kau tak ingin tahu perasaan apa ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!