Kamis, 12 Maret 2015

Semakin Dibenci Semakin Kau Kucintai

PLTGU II Keramasan
Bau asap rokok, seperti biasa menusuk-nusuk hidung setiap harinya. Hal yang menurutku salah satu tindak kejahatan, mirip percobaan pembunuhan adalah mengepulkan asap rokok di ruangan ber-AC, dengan tak mengindahkan peringatan yang tertempel pada dinding-dinding ruang ini. Kantor, ah sebut saja bengkel pemeliharaan PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Keramasan, Wilayah Sumatera Bagian Selatan. Dari ruangan agak gelap, tapi sejuk bila tanpa asap rokok ini aku mendapat banyak hal. Ilmu, cerita mengejutkan dan pelbagai kekhawatiran.

Puncaknya tadi, di depan lemari berisi buku dan bekas-berkas tebal, bersebelahan dengan lemari perkakas, supervisor pembimbingku di departemen yang kerap disingkat HAR ini mantap bercerita tentang pengalamannya. Membuat terkesima kagum, sekaligus hatiku seperti diris sembilu. Tentang pandangannya dan pandangan orang lain terhadap Perusahaan ‘Lilin’ Negara (baca disini), serta wejangannya kepadaku sebagai calon pegawai salah satu perusahaan kelas dunia ranking 477 versi Fortune 500.

Melalui tulisan singkat ini, aku hanya ingin berdoa seraya mengatakan untuk menghilangkan semua kekhawatiran.

, zat mulia yang maha mendengar, lancarkan usaha dan buatlah aku tak bosan-bosan untuk berkerja keras dan sulit terjatuh. Kalau pun harus jatuh, kuatkan kaki dan pundakku untuk bangkit segera.

PLN, semakin dibenci, semakin kau kucintai. Untuk turut membenahi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!