Rabu, 06 Mei 2015

Hal yang Lazimnya Terjadi pada Mahasiswa Akhir

Sebagian orang yang mengenyam bangku perguruan tinggi, sebutan 'mahasiswa tingkat akhir' atau yang lebih tidak sopan 'mahasiswa tua', ialah sebuah fase kehidupan yang tak terelakkan. Mahasiswa baru - junior - senior - tua. Biasanya, fase tua akan terasa begitu lama dan berat. Pada keadaan tersebut, mahasiswa akan lebih banyak dihujani kalimat tanya seperti, 'Udah sampe mana skripsi?', 'Wuih makin rajin aja nih, ... nge-gap di kantin. Kapan wisuda?', atau yang paling ekstrim 'Nunggu punya anak berapa baru mau pake toga?'

Sebagai manusia yang sedang menjalani fase terakhir pada perguruan tinggi, saya mengakui berapa beratnya perjuangan seorang mahasiswa/i, untuk dipindahkan tali toganya pada hari kelulusan. Betapa beratnya pun, ada kalimat bijak yang dapat memberi kita semangat, wahai pejuang skripsi/proyek akhir!
#tsah *mandangin foto emak bapak*
Nah, pada perjalanannya, mahasiswa tingkat akhir akan mengalami beberapa kejadian hampir pasti ditemui. Contohnya,

1. Bisikan Setan Berkedok Teman
Ada suatu keadaan, dimana ketika semangat teman-teman semua nyaris luntur tak bersisa untuk melanjutkan kata demi kata, kalimat demi kalimat ilmiah pada bab-bab skripsi/proyek akhir yang sudah dikejar-kerjar deadline oleh dosen pembimbing. Namun coba baca kembali tulisan pada gambar diatas. Kemudian kita ingat-ingat dan pandang senyum kedua orang tua nun jauh disana. Lalu dengan parau suara berkata, 'Otong pasti lulus tahun ini, mak, pak. Otong bakal selesain bab 3 ini secepat dan sebaik mungkin.' Tak jarang setelah ini tangan kita mengepal, mata berapi-api hingga membakar ubun-ubun dan ketika akan mulai menekan tut keyboard, smartphone berbunyi dari chat salah satu teman.
Bisikan Setan.
Kemudian laptop yang dibawa-bawa cuma bakal maen Pro Evolution Soccer sampe subuh pertandingan leg ke-2 di minggu depannya.

2. Kalimat Horor Selevel 'REVISI'
Ketika ketemu dosen pembimbing, saya pengen, kata 'revisi' hilang dari KBBI. Atau paling tidak makna yang aslinya bisa disebut 'perbaiki', diubah menjadi, 'layak sidang minggu depan'.
FAK!
3. Perasaan Pengen Nikah Aja
Untuk yang satu ini, lebih banyak dirasakan oleh cewek. Tak sanggup kuliah, tak sanggup godaan temen yang nawarin barang olshop terus, pengen buruan nikah aja. Berhenti kuliah, cari cowok mapan.
Tapi girls, ini pemahaman yang salah. Sudah susah-susah melalui beberapa semester, sudah keluar duit banyak untuk belanja online shop bayar sks, masak iya ditinggal begitu saja? Rugi jadinya. Mending nikah sama dosen pembimbing, tapi jangan berhenti kuliah. Bimbingan lancar, kuliah lulus, target terlampaui. #SolusiCerdas

4. Pengen Pindah Planet Aja
Nah, kalo yang ini baru buat yang cowok. Pusing dengan skripsi, nge-gap kalah terus, main PES gak jago-jago. Mending pindah planet aja, siapa tahu biasa jadi superhero, terus masuk The Avenger : The Power of Dosen Pembimbing. Saya yakin, Avengers bakal bubar sebelum filmnya tayang.

So guys, mana lagi Hal yang Lazimnya Terjadi pada Mahasiswa Akhir?

2 komentar:

  1. Bahahah.. Alhamdulillah uda ngerasain.. Tapi bisa tuh lulus jugak akhirnya :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah syukurlah fase menyeramkan itu sdh lewat.

      Hapus

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!