Senin, 14 Desember 2015

#CAPER: Memulai CAPER

Memperpendek masa bergelar pengangguran, pasti menjadi keinginan semua mahasiswa yang baru saja resmi diwisuda. Seperti halnya dengan berkarir menjadi pegawai, pebisnis muda atau paling tidak, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena masa pengangguran adalah fase hidup dilematis, dimana sebentar kita bangga berkata 'sudah lulus', lalu sekejap kita tersipu ketika ditanya, 'Sudah kerja dimana?'.

Saya bersyukur, secara resmi rentan waktu pengguran milik saya hanya 10 hari. Diwisuda tanggal 19 november 2015 sebagai seorang ahli madya, lalu pada 30 november 2015, goresan pena saya sudah bertengger diatas materai 6000, tanda menyepakati 18 pasal yang berhubungan dengan Perjanjian tentang Program Pembelajaran Prajabatan Tahun 2015-2016 dan Ikatan Kerja Tahun 2016-2021 dengan badan usaha milik negara yang menjual setrum.

Maka daripada itu, saya membuat CAPER (Catatan Pegawai Setrum) di Blog ini, sebagai wadah berbagi pada teman-teman semua, bagaimana sih menjadi pegawai. Tentang suka, duka, baik dan buruknya memutuskan untuk mengikatkan diri pada pengabdian akan negara.

Mudah-mudahan catatan yang saya rencanakan terbit setiap hari senin ini, menjadi motivasi dan saksi bisu bagi saya dalam menitih kairir bersama PT PLN (Persero). Sebagaimana akan menjadi figura yang indah, menghiasi setiap akan tangga yang saya tapaki, demi meraih cita-cita yang akan terus diperjuangan dan selalu saya titipkan kepada tuhan, ketika bersujud dan menadahkan kedua tangan, bermunajat dihadapan-Nya.

Apa mimpi tersebut? Hanya saya dan Allah yang tahu.

Lalu apakah edisi akhir dari CAPER akan memberitahukan kepada kalian semua tentang berhasil atau tidaknya saya meraih cita-cita tersebut?

Simak terus edisi-edisi CAPER berikutnya ya, teman-teman.

'Sesuatu yang dihembuskan oleh lidah, akan hilang terbawa angin. Tetapi hal yang dititahkan dengan jemari, akan abadi selamanya.'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!