Senin, 28 Desember 2015

#CAPER: Pesan Kesan dan Saran

Suara kibasan sapu lidi sayup bergantian. Bunyi langkah sepatu PDH gagah bersahutan di depan barak saya. Ruangan berukuran kurang lebih 8 x 17 meter, dengan kasur tingkat 2 bejejer rapi saling berhadapan. Ibarat membentuk sebuah lorong, lemari pakaian yang sanding di setiap tempat tidur, menambah kesan militer ruangan ini. Kehangatan cahaya keemasan masuk melalui jendela yang membiarkan kicauan burung di luar sana menjadi lebih keras, dari tiap-tiap samping kasur.

Semua hal itu membuat tugas piket jaga barakku begitu menyenangkan untuk menulis edisi #CAPER berikutnya.

Berikut pesan, kesan, saran diatas ialah hal yang tertulis pada setengah robekan kertas buram yang mewakili perasaan saya ketika mengikuti sepuluh hari kegiatan pembinaan fisik dan karakter di Pusat Pendidikan Polisi Militer (PUSDIKPOM) Cimahi, Jawa Barat. Tentu saja dengan versi yang lebih panjang.
---

Nama : Ilham
Nomor Siswa : 15E345

Pesan :
Terima kasih kepada bapak/ibu pembina di PUSDIKPOM yang dengan kesabaran telah melatih kami dalam kegiatan Pembinaan Fisik dan Karakter Diklat Prajabatan Angkatan 50 PT PLN (Persero) TA 2015. Sehingga kami semakin bertumbuh. Jika dibuat rate 1 sampai 10, mungkin kami memang hanya sampai angkata 4 atau 5/10. Bukan kegagalan bapak/ibu pembina sekalian. Tetapi karena memang kami yang 'ndablek', apatis, bandel dan lain sebagainya. Justru bapak/ibu pembina sangat baik tidak betul-betul 'menghajar' kami. Sebagaimana dibandingkan dengan pendidikan semi militer yang pernah saya jalani sebelumnya, bapak/ibu pembina di PUSDIKPOM sangat sayang kepada kami.

Kesan :
Saya sangat senang berada di PUSDIKPOM. Karena pendidikan yang kami dapatkan sangat berimbang antara suka ria dan susah ria yang kami dapatkan. Keletihan dijemur, merayap dan latihan PBB, bias semuanya karena guyonan pada komanda sekalian. Terutama Komandan Batalyon 2, Mayor CPM Arif Subagio.

Meski saya keberatan jika lama waktu pendidikan kami ditambah dari 10 hari, menjadi 14 hari misalnya. --karena masih ada rangkaian kegiatan diklat prajabatan yang harus diikuti-- Enam bulan kemudian, sebagaimana direncanakan, saya bersedia dilatih kembali ke PUSDIKPOM dengan hati tanpa kekhawatiran apapun.

Saran:
1. Buat kegiatan yang membaurkan antara Batalyon 1 dan Batalyon 2. Karena semasa pendidikan kami selalu dipisah dan kebanyakan tak mengenal satu sama lain.
2. Buat kegiatan olahraga besar seperti sepak bola, basket, voli dan lain sebagainya.
3. Tambahkan kegiatan Outbond yang berbasis pada Team Work.

PUSDIKPOM Tetap Jaya!
---
Bersama Kapten CPM Dahuri (kiri) dan Letnan Satu CPM Fatimah (kanan)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!