Minggu, 20 Maret 2016

#CAPER: Belajar Belajar Belajar

'Bekerja Bekerja Bekerja!' adalah jargon yang mulai tenar di kalangan pegawa PT PLN (Persero) pasca kedatangan Dahlan Iskan sebagai direktur utama. Sekarang pun tetap begitu. Setiap rabu pagi di PLTU Sektor Asam-Asam, diadakan Morning Briefing yang dimulai dengan salam 'Semangat Pagi!', lalu dijawab, 'Bekerja Bekerja Bekerja!'. Lalu pada kalung nametag pegawai yang berwarna biru pun, tiga kata ini masih sangat eksis. Memang betul, sebagai insan dari perusahaan pengadaan listrik secara kontinyu 24 jam, dengan semangat 'Bekerja Bekerja Bekerja' semoga mengurangi ngomel-ngomel masyarakat. Karena sudah 'Bekerja Bekerja Bekerja' saja, listrik masih bisa mati hidup.

Itu kan untuk yang sudah berlabel pegawai. Saya sekarang akan bercerita tentang selogan 'Belajar Belajar Belajar' yang harus disematkan kepada siswa prajabatan. Karena dengan begitu, 'Continous Learning' sebagai salah satu nilai perusahaan dapat diterapkan sedini mungkin.

Seperti itulah kenyataannya setelah saya melewati pekan ketiga OJT, selalu ada hal-hal baru yang ditugaskan oleh tim mentor untuk saya pelajari. Sebelumnya, saya betul-betul tidak tahu tentang Fishbone Diagram, RCPS (Root Cause Problem Solved), RCFA (Root Cause Failure Analysis), OEE (Overall Equipment Effectiveness) dan segala tetek bengek lainnya. Rupanya, itu adalah metode-motode yang dikenalkan tim mentor, utamanya dari RENDALOP (Perencanaan dan Pengendalian Operasi), kepada kami untuk mempermudah pengerjaan Project Assignment.

Awalnya saya betul-betul mumet dengan perintah tersebut. Karena yang ada dalam benak saya ialah, siswa OJT bekerja selayaknya pegawai operasi atau pemeliharaan saja, seperti ikut shift, bongkar mesin dll. Tetapi memang intinya adalah 'Belajar Belajar Belajar'. Mengerjakannya seperti menikmati keindahan bawah laut, semakin diselami, semakin indah. Saya harus terus belajar dan saya akan bisa.

Walaupun dibatasi, dalam arti ada hal-hal yang tidak harus kami kerjakan karena diluar kemampuan siswa OJT, bekerja di belakang meja ternyata enak juga. Tidak perlu sering naik turun tangga dan tidak perlu banyak menghirup Fly Ash batubara. Pokoknya belajar saja tentang data gangguan komponen,  OEE, logsheet dan kalau bingung baru tanya ke kakak asuh atau ke CCR. Memang membuat saya sedikit 'malas' beranjak dari depan laptop. Berbeda dengan siswa OJT angkatan sebelumnya yang juga disuruh ikut bekerja dan bergantian shift.

Memasuki pekan keempat, semoga semakin banyak pelajaran baru yang saya terima, agar semakin dalam saya dapat menyelam. Serta siswa OJT dapat lulus dengan kompetensi yang tidak hanya tahu kerjaan lapangan, juga cakap dalam memanajemen permasalahan. Dan semoga saya tidak malas betulan kalau disuruh kerja di lapangan.

'Belajar Belajar Belajar'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!