Sabtu, 13 Mei 2017

Hamba Paling Egois

Semua terjadi begitu cepat.
Jatuh cinta terhebat,
hingga tak sempat kulindungi hati ini dari panah-panah itu.
.
Saya kira kami sefrekuensi.
Ah tidak, sebetulnya itu hanya permohonanku saja kepada Rabb.
.
Kemarin saya mengadu kepadanya.
Bahkan memaksa dalam sajak-sajak yang egois.
.
Kemarin bunga sakuraku baru saja mekar.
Sampaiku tahu, sakuranya telah lama mekar dan terjaga.
Terjaga untuk orang lain.
.
Sekelebat jatuh cinta terhebat, berubah menjadi patah hati tercepat.
Keduanya seperti terpisah hanya oleh helai rambut.
Tipis. Setipis pengetahuanku tentang dia.
.
Segan rasanya kalau mendatangi Rabbku lagi.
Alih-alih meminta sakuranya gugur dan tumbuh lagi yang baru di semi berikutnya,
aku malah dicap sebagai hamba paling egois untuk perkara hati.
.
Lalu bagaimana nasib sakura milikku?
Biar pengatur musim yang menjadi penentu.
.
Ah, semua memang terjadi begitu cepat.

-Surabaya, 13 Mei 2017|23:34-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak "nyasar", maka tak kenal. Ayo tinggalkan kesan!